:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/1757295/original/098896500_1509512946-needle-1291172_960_720.jpg)
Demi Puaskan Hasrat Belanja, Wanita Ini Rutin Donor Plasma Darah Berbayar Rp 48 Juta
Demi Puaskan Hasrat Belanja, Wanita Ini Rutin Donor Plasma Darah Berbayar Rp 48 Juta
Sehari-hari, Barker adalah seorang pelajar yang bekerja separuh waktu sebagai pengasuh.
Dari hasil donor itu, ia menghasilkan uang sebesar Rp 4 juta sebulan sehingga jika ditotal selama 12 bulan akan terkumpul Rp 48 juta.
"Dua kali seminggu saya selalu menyumbangkan darah saya," ujar wanita tersebut.
Plasma darah adalah bagian dari darah yang bening kekuningan, kaya protein, dan sebagian besarnya berupa air.
Beda dengan donor darah biasa, dengan mendonorkan plasma darah akan mendapatkan uang. Sebab, pusat pengumpulan plasma darah di seluruh AS biasanya menawarkan imbalan sejumlah uang.
Salah satu alasan wanita itu rutin mendonorkan darahnya lantaran ia memiliki hobi belanja. Dengan mendapatkan uang sebanyak itu ia bisa memuaskan hobinya.
Mengaku Shopaholic
"Saya seorang shopaholic dan akan berbelanja setiap saya punya kesempatan. Saya biasa pergi belanja tiga sampai empat kali seminggu," kata dia.
Menurut keterangan dari layanan pengumpulan plasma, proses donor hanya memakan waktu satu sampai setengah jam saja.
Untuk mendonorkan plasma darahnya, seseorang harus memenuhi kriteria skrining untuk jumlah darah (hematokrit) dan kadar protein total, bersama skrining lainnya setiap sebelum melakukan donor, juga ada tes tambahan setiap empat bulan.
