Monday, 3 June 2019

3 Tips Sederhana tapi Ampuh Usir Stres

Ilustrasi

3 Tips Sederhana tapi Ampuh Usir Stres

3 Tips Sederhana tapi Ampuh Usir Stres


KARCISTOTO bisa datang kapan saja, entah karena tekanan dari keluarga atau tetangga maupun masalah kantor yang belum bisa diselesaikan jelang libur Lebaran ini.

NONTON MOVIE - Ketika stres meningkat berarti hormon kortisol dan adrenalin juga naik. Tubuh akan memberi respons stres dengan gejala seperti, frustasi, badan mudah lemas, mudah merasa pusing, bingung, dan berbagai gejala kegelisahan lainnya.

BANDAR TOTO ONLINE Beda individu, berbeda pula caranya dalam mengatasi stres. Untuk stres yang ringan, berikut beberapa cara mudah mengusir stres.

Kunyah Permen Karet


Berdasarkan penelitian yang dilakukan oleh Andrew Scholey, dari Swinburne University Melbourne, Australia, mengunyah permen karet dapat mengurangi tingkat kortispl di saliva, sehingga dapat mengurangi tingkat stres.

Mendengarkan Musik


Cara mudah mengurangi stres lainnya, yaitu dengan mendengarkan musik, terutama musik yang memiliki irama lambat.

Jenis musik lambat dapat memeperlambat denyut nadi dan detak jantung, sehingga menimbulkan suasana tenang. Berkaraoke di malam hari juga dapat mengurangi stres, lho.

Tapi jangan karaoke di rumah tengah malam, karena sudah ada tempat hiburan khusus untuk berkaraoke bersama keluarga atau teman, sendiri juga boleh.

Beribadah


Selain dua hal duniawi di atas, beribadah menjadi pilihan berpahala dalam mengurangi stres.

Ketika beribadah, manusia cenderung bermeditasi, mencari ketenangan dalam doa. Sehingga, hormon penyebab stres akan menurun seiring dengan ketenangan yang didapatkan dari beribadah.

Cari Bantuan Bila Perlu


ika gejala stres ini dibiarkan, akan berakibat buruk bagi kesehatan mental, seperti resiko penyakit jantung, gangguan pernapasan, migrain, dan berbagai gangguan kesehatan serius lainnya.

Oleh sebab itu, ketika mulai merasa stres dengan berbagai tekanan kehidupan, segera lepaskan penat kita. Bila stres bertambah parah sampai mengganggu aktivitas harian, tidak ada salahnya berkonsultasi dengan psikolog.